Sedih! Deretan Bintang Premier League yang Absen di Piala Dunia 2018

818

Seluruh pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 sudah selesai dimainkan. Sebanyak 32 negara sudah memastikan tiket lolos ke putaran final di Rusia tahun depan.

Banyak pemain Premier League, termasuk Christian Eriksen, Xherdan Shaqiri dan Aaron Mooy akan berlaga di Piala Dunia 2018. Namun, tidak semua pemain mendapat kesempatan untuk beraksi di turnamen empat tahunan tersebut.

Tujuh bintang Premier League ini bisa dipastikan tidak akan ikut ambil bagian saat turnamen di Rusia bergulir pada bulan Juni mendatang. Siapa saja mereka? Berikut ini daftarnya seperti dilansir FTB90!

Alexis Sanchez (Arsenal)

Dia mungkin jimat Arsenal dan salah satu pemain paling menarik di Premier League. Namun sayang Alexis Sanchez pun tidak bisa mencegah akhir dari era Chile.

Sanchez mencetak dua gol di Piala Dunia terakhir mereka saat Chile mengikuti turnamen tersebut dengan permainan yang lebih menyerang. Mereka mengalahkan juara bertahan Spanyol di babak grup, dan menghadapi tuan rumah Brasil sampai adu penalti di babak 16 besar.

Tapi kekalahan 3-0 dari Brasil, ditambah dengan Peru bermain imbang melawan Kolombia, memastikan Sanchez tidak akan ikut beraksi di turnaman musim panas.

Riyad Mahrez (Leicester City)

Absennya pememang PFA of the Year 2016 adalah kehilangan besar dari Piala Dunia 2018, namun sebenarnya tim Aljazair tidak pernah mendekati lolos. Mereka imbang dua kali dan kalah empat kali dari enam pertandingan babak grup sehingga menempati posisi juru kunci.

Itu adalah kisah yang memalukan setelah mereka tampil mengejutkan pada tahun 2014, lolos ke babak 16 besar sebelum kalah dari Jerman lewat extra time. Mahrez hanya tampil dalam satu pertandingan Aljazair di Brasil, dan sering kali tampil buruk bersama tim nasionalnya, gagal mencetak gol dalam empat pertandingan grup yang ia mainkan selama musim ini.

Henrikh Mkhitaryan (Man Utd)

Abedi Pele, George Weah, Ryan Giggs merupakan pemain hebat yang lahir di negara yang salah pada waktu yang salah. Henrikh Mkhitaryan akan menjadi komponen penting di hampir semua tim nasional di dunia, namun ia kurang beruntung karena dilahirkan di Armenia.

Kampanye terbaik Armenia terjadi pada babak kualifikasi untuk Euro 2012, saat Mkhitaryan mencetak enam gol. Namun, mereka mengalami kemunduran sejak saat itu dan hanya menang dua kali sampai saat ini. Mkhitaryan hanya mencetak dua gol, keduanya melawan Kazakhstan, saat Armenia tertinggal jauh.

Aaron Ramsey (Arsenal)

Wales adalah salah satu kisah hebat di Euro 2016. Namun, setelah itu mereka kesulitan karena hanya bisa meraih lima hasil imbang dari enam pertandingan pertama mereka.

Kemenangan di kandang sendiri atas Irlandia dalam pertandingan terakhir sebenarnya bisa mengamankan tempat play-off. Namun gol James McLean menghancurkan harapan mereka untuk terbang ke Rusia.

Virgil van Dijk (Southampton)

Target Liverpool ini telah menjadi pemain Belanda reguler belakangan ini. Namun, ia tidak mampu mengantarkan Belanda ke Piala Dunia.

Mereka hanya kalah satu dari lima pertandingan kualifikasi saat Van Dijk menjadi starter. Namun duetnya dengan Jeffrey Bruma kurang sukses dibandingkan dengan pemain lainnya.

Wilfried Zaha (Crystal Palace)

Keputusan Wilfried Zaha membela Pantai Gading ketimbang Inggris tampak seperti langkah yang cerdik. Namun, Pantai Gading kesulitan sejak Marc Wilmots memimpin. Kekalahan mengejutkan dari Maroko di Abidjan memastikan Elephants tidak berangkat ke Rusia.

Dengan generasi emas Pantai Gading sudah berakhir, banyak orang akan memandang Zaha sebagai inspirasi baru mereka. Qatar 2022 merupakan satu-satunya peluang realistis untuk tampil di Piala Dunia.

Sead Kolasinac (Arsenal)

Dengan generasi emas Pantai Gading sudah berakhir, banyak orang akan memandang Zaha sebagai inspirasi baru mereka. Qatar 2022 merupakan satu-satunya peluang realistis untuk tampil di Piala Dunia.

Bosnia tergabung ke dalam grup kualifikasi yang relatif lemah, di mana mereka diharapkan bisa mengalahkan Yunani untuk meraih posisi kedua. Mereka imbang dua kali saat melawan Yunani, namun hasil krusialnya adalah kekalahan mengejutkan di Siprus.

Comments

comments

NO COMMENTS