Mino Raiola Buka Suara Soal Perbedaan Pemain Berkulit Hitam

5
Mino Raiola Buka Suara Soal Perbedaan Pemain Berkulit Hitam

Agen yang menaungi pemain Manchester United, Romelu Lukaku mengatakan jika pemain kulit hitam sering mengalami diskriminasi dari berbagai pihak.

Dalam dunia sepak bola memang sangat terasa adanya sebuah persaingan, tidak hanya soal status klub, para pemain juga saling menunjukan aksi-aksi terbaik mereka di atas lapangan.

Tidak sampai di situ, perbedaan warna kulit juga kerap menjadi sorotan bagi seorang pesepakbola profesional, terlebih kala mereka tengah mengalami penurunan performa di atas lapangan hijau.

Agen super yang menaungi pemain-pemain top Eropa pun turut buka suara dengan apa yang kerap dirasakan para pemain yang menjadi kliennya selama ini.

“Mereka bilang tidak ada diskriminasi di sepakbola? Pemain kulit hitam sering mengalaminya.” ungkap Raiola.

“Bahkan menjadi sama bagusnya dengan pemain kulit putih pun tak cukup, mereka harus lebih hebat. Selain itu, Zlatan mengalami situasi yang sama sebagai imigran di Swedia: dia juga harus membuktikan dirinya lebih hebat.”

“Ketika saya menyebut nama, contohnya pemain Belanda, mereka pertama akan bertanya apakah dia berkulit hitam atau putih. Saya bertanya-tanya, apakah semua itu ada artinya di hadapan Tuhan?”

“Saat itu saya bicara dengan ibunya, Orang tua lainnya tak berpikir dia berusia 12 atau 14 tahun. Selalu ada suara sumbang ketika dia mencetak tiga atau empat gol. Mereka berteriak bahwa usianya jauh lebih tua. Pada akhirnya, ibunya datang ke pertandingan dan membawa akta kelahirannya.” tutur Raiola kala menceritakan jika Romelu Lukaku sempat merasakan pandangan negative dari berbagai pihak.

Sudah sepatutnya kita saling menghargai satu sama lain, bagaimanapun seorang pesepakbola hanyalah manusia biasa.

Comments

comments

NO COMMENTS