Tak Sempurna! Ini Kelemahan Empat Pesepakbola Terbaik Eropa

842
Kelemahan Empat Pesepakbola Eropa terbaik di Atas Lapangan Hijau

Jika kita melihat seorang pesepakbola melakukan sebuah kesalahan, mungkin hal tersebut bisa menjadi wajar mengingat mereka juga manusia biasa. Namun ketika itu menjadi kebiasaan, sebagian orang akan menilai itu adalah suatu kelemahan.

Beberapa pemain Bintang di tanah Eropa pun tentu memiliki kelemahannya masing-masing. Mulai dari soal kontrol emosi, egoisme, dan banyak lagi.

Di bawah ini adalah kelemahan dari empat pemain besar yang berkarir di klub-klub besar Eropa, dimana mereka memiliki kekurangan yang cukup mencolok.

1. Lionel MessiKaki kanan

Pemain asal Argentina tersebut dinilai memiliki kaki kiri layaknya kuas Pablo Picasso (Seniman Spanyol), dan lapangan hijau dianggap seperti kanvas untuk melukis mimpi-mimpi sang pemain.

Namun ketika bola jatuh ke kaki kanannya, pikirannya terlihat seperti tidak selaras dengan hatinya.

2. NeymarHeading

Ketika sang pemain menggiring bola dengan kecepatan penuh, ia menunjukan kualitas yang cukup mempuni untuk melewati lawan bahkan satu lawan satu sekalipun. Jika bola sudah berada di kakinya, ia tampak akan menyihir mata dengan skil indahnya.

Namun, jika ia mendapatkan umpan lambung untuk melakukan tandukan, ia terlihat seperti butuh bantuan. Hal tersebut tidak jauh berbeda dengan Pele yang memiliki kemampuan luar biasa soal menggiring bola.

3. Cristiano RonaldoDribbling

Skil olah bola sang pemain memang tidak bisa diragukan lagi, terlebih kala Ronaldo masih bermain untuk Manchester United. Kita sering menyaksikan beberapa trik dari Cr7 dalam mengelabui lawan. Meski begitu, ia juga kerap kali gagal dalam menggiring si kulit bundar.

Saat ini kemampuan bintang Portugal tersebut dalam urusan menggiring bola semakin menurun, faktor utamanya mungkin karena ia sudah tak lagi muda. Musim lalu adalah menjadi yang terburuk bagi Cristiano Ronaldo di ajang La Liga, dalam urusan dribbling.

4. Manuel NeuerKonsentrasi

Manuel Neuer dinilai sebagian pihak adalah penjaga gawang terbaik di era saat ini. Ia membuktikan diri dengan menampilkan performa apiknya di bawah mistar gawang. Meski dinilai lebih bersantai kala mengawal jala gawang Munchen yang selalu mendominasi Bundesliga, ia tetap membuktikan kualitasnya.

Punggawa tim Nasional Jerman tersebut dianggap sering kehilangan konsentrasi di atas lapangan hijau. Hal itu terlihat karena dirinya kerap membuat kesalahan-kesalahan kecil.

Comments

comments

NO COMMENTS