7 Kisah Pemain Bintang yang Saling Membenci, Kok Bisa?

1028
7 Kisah Pemain Bintang yang Saling Membenci, Kok Bisa?

Sepak bola pada umumnya memang dimainkan oleh pria, dan pada saat seorang pria bersaing, kita tentu saja menyaksikan berbagai hal menarik di sana. 

Dalam beberapa kasus, pemain menjadi rival yang kejam dengan sedikit benturan yang tidak dapat diperbaiki. Sepanjang sejarah sepak bola, kita telah melihat lebih dekat beberapa pertengkaran di atas lapangan dan apa sebenarnya yang menyebabkannya.

Benci dan persaingan mungkin tidak bisa diterima di Dunia sepakbola,  tetapi masih saja terjadi dalam satu pertandingan atau bahkan di tempat latihan.

Di bawah ini mari kita lihat tujuh perseteruan tersengit dalam sejarah sepak bola;

1. Diego Maradona & Pele

Banyak penggemar sepak bola masih menganggap Pele dan Maradonna sebagai pemain terbaik sepanjang masa. Mereka berdua luar biasa dan jika Anda melihat video mereka, apa yang mereka capai di lapangan cukup membanggakan.

Keduanya mewakili Brazil dan Argentina yang telah terlibat dalam perang kata-kata berkali-kali, terutama mengenai siapa yang terbaik sepanjang masa di antara mereka.

Dengan cerita yang hampir sama, Messi dan Ronaldo adalah saingannya.

Ketika Maradona dilarang menggunakan narkoba, Pele ikut mengomentari hal itu dan pesepakbola Argentina tersebut tidak senang. Kemudian sebagai balasannya, Diego mengejutkan banyak penggemar saat ia mengatakan orang Brazil (Pele) kehilangan keperawanannya kepada seorang pria. Cukup sengit ternyata perseteruan keduanya.

2. Teddy Sheringham & Andy Cole

Sir Alex Ferguson mungkin tidak peduli saat mendengar bahwa dua striker utamanya, Andy Cole dan Teddy Sheringham tidak saling berbicara di atas lapangan. Yang penting bagi Fergie adalah gol dan kerjasama yang baik untuk menghancurkan lawan.

Dua pemain asal Inggris tersebut dikabarkan salah paham kala Sheringham mennyesalkan Cole saat dia menggantikannya pada tugas pertandingan internasional. Andy mengira Teddy tidak menghiraukannya dan dia membutuhkan permintaan maaf, tetapi tidak pernah datang dan selama empat tahun berikutnya, mereka tidak pernah berbicara satu sama lain.

3. John Terry & Wayne Bridge

Mantan Kapten Chelsea, John Terry adalah orang yang telah berjuang sepanjang karirnya untuk tetap berada di luar kontroversi, ia telah menjadi pelayan besar bagi The Blues dan Inggris. Namun, masalah di luar lapangan terus membuat karirnya menjadi neraka yang hidup baginya.

Sebuah masalah pecah ketika muncul kabar bahwa Terry telah tidur dengan pasangan dari Wayne Bridge, mantan pacar Vanessa Perroncel hanya beberapa minggu setelah mereka berpisah. Dia (Terry) bahkan telah menghamilinya tapi kemudian melakukan aborsi. Hal semakin memburuk saat ceritanya bocor ke media. Beberapa hari kemudian Chelsea dan Manchester City bertemu di Stamford Bridge dan Wayne Bridge menolak menjabat tangan Terry. Mereka masih bermusuhan sampai saat ini.

4. Roy Keane & Patrick Vieira

Legenda Manchester United dan Arsenal, Roy Keane serta Patrick Vieira adalah musuh yang serius di dalam dan luar lapangan selama karir mereka di ajang Liga Primer Inggris.

Mereka berdua bermain di tengah lapangan sebagai perebut bola dan tackler yang keduanya sangat baik dalam posisi masing-masing.

Hari-hari itu, kedua tim memiliki pemain besar dan kemampuan kompetitif tangguh yang terkadang alami benturan. Keane adalah pembuat onar alami dan pemimpin alami yang akan melakukan apapun untuk membela rekan setimnya di atas lapangan.

Pada tahun 2005, tepat di terowongan sebelum pertandingan, Roy melihat keributan di belakang dan bergegas menghampirinya hanya untuk mengetahui bahwa para pemain Gunners dilaporkan mencoba menggertak Gary Neville. Sang pemain akhirnya adu pukulan dengan Vieira sebelum rekan setimnya memisahkan mereka.

5. Oliver Kahn & Jens Lehmann

Tidak ada yang bisa membantah bahwa Oliver Khan dan Jens Lehmann termasuk generasi terbaik di bawah mistar gawang bagi tim nasional Jerman. Mereka berdua sangat baik dalam melakukan tugas mereka meskipun kita semua bisa setuju bahwa Khan cendrung terlalu serius dan Lehmann memiliki sifat dramatis yang cukup tinggi.

Sekarang, Oliver selalu No.1 sampai beberapa bulan hingga perhelatan Piala Dunia 2006 ketika pelatih baru, Jurgen Klinsmann, mengubah susunan pemain untuk memungkinkan keduanya saling bersaing.

Hal menjadi semakin memburuk saat mantan pemain Arsenal itu mendapat anggukan di depan penjaga gawang Bayern Munich (Khan). Mereka akhirnya saling mengejek dan terus berlangsung hingga waktu yang cukup lama.

6. Zlatan Ibrahimovic & Rafael van der Vaart

Zlatan Ibrahimovic selalu menjadi karakter tangguh di dalam maupun luar lapangan. Suatu hari ia mengancam akan mematahkan kaki Rafael Van der Vaart jika ia tidak menutup mulutnya. Keduanya adalah rekan setim di Ajax. Namun saat berhadapan satu sama lain di tingkat internasional (Swedia vs Belanda), Van der Vaart mengklaim pesepakbola asal Swedia tersebut sengaja melukainya. Ketika mereka bertemu lagi di Belanda, mereka bertengkar yang tidak berakhir dengan baik.

7. Luis Suarez & Patrice Evra

Striker Barcelona, Luis Suarez adalah orang yang tidak pernah lepas dari cerita kontroversi. Pada 2014 ia dilarang bermain selama 4 bulan dan didenda FIFA karena menggigit bek Italia di pundaknya saat bertemu pada pertandingan grup Piala Dunia mereka di Brazil.

Pada tahun 2011, selama masa mudanya di Liverpool, ia juga didenda dan dilarang bermain selama delapan pertandingan karena memanggil mantan bek Manchester United Patrice Evra ‘Negrito’ beberapa kali saat kedua tim bertemu di Anfield. Pemain asal Uruguay kemudian mengklaim bahwa nama tersebut digunakan di negaranya setiap saat dan itu berarti seorang teman. Dia kemudian dituduh melakukan insiden menggigit lainnya yang melibatkan mantan bek Chelsea, Branislav Ivanovic.

Comments

comments

NO COMMENTS