3 Bek Terbaik yang Juga Cukup Handal Jika Bermain di Lini Tengah

36
3 Bek Terbaik yang Juga Cukup Handal Jika Bermain di Lini Tengah

Memasuki era modern sepak bola saat ini berubah-ubah posisi bagi pemain dalam karir mereka di atas lapangan hijau memang sudah tidak asing lagi, seperti contoh Gareth Bale yang bergeser dari bek kiri ke lini tengah penyerangan.

Ketika membahas sampai pada permainan posisional di dunia sepakbola memang bukanlah hal baru. Tapi, para pemain hari ini mungkin lebih fleksibel daripada generasi sebelumnya.

Pada era sebelumnya memang sangat jarang kita melihat pemain dari lini pertahanan yang merubah posisi mereka menjadi pemain tengah. Akan tetapi, saat ini pemain sepak bola harus memiliki kualitas yang mempuni di posisi sentral demi menguntungkan klub jika ada salah satu pemain yang cedera atau terkena akumulasi kartu.

Di bawah ini, kita bisa melihat 5 nama bintang lapangan hijau di lini pertahanan yang dinilai akan tampil jauh lebih baik lagi jika mengisi pos di lini tengah tim:

1. Marcelo – Real Madrid

Pemain asal Brazil itu memang bermain sebagai bek kiri, tetapi jelas kita sering menyaksikan jika tingkat serangannya sangat sulit dipercaya.

Marcelo dinilai mampu menggantikan peran Gareth Bale atau Cristiano Ronaldo di lini penyerangan Real Madrid. Bukan tanpa sebab, sang pemain memang memiliki kualitas mempuni demi memenuhi syarat untuk menjadi pendobrak pertahanan lawan.

Dia memiliki visi penglihatan yang luar biasa, bermain dengan kecepatan yang luar biasa, keterampilan menggiring bola dan dia juga bisa mencetak gol.

2. David Alaba – Bayern Munich

Bek Kiri Bayern Munich asal Austria David Alaba, adalah contoh yang menarik karena ia sudah memainkan banyak peran di lapangan hijau sepanjang perjalanan karirnya.

Peran full-back adalah posisi yang paling disukai sebelum menuju ke pos kedua sayap (kanan-kiri). Tapi saat ia mewakili timnasnya Austria, ia banyak digunakan sebagai gelandang.

Memang, lini tengah Bayern Munich saat ini diisi oleh sejumlah pemain besar seperti Arturo Vidal dan Thiago Alcantara di daerah yang lebih sentral di belakang Arjen Robben dan Franck Ribery yang cukup bagus dalam penyerangan.

Tapi Alaba bisa dibilang memiliki kemampuan sama seperti kemampuan mereka. Dia menggabungkan kecerdasan, kemampuan teknis dan kekuatan dengan cara yang sangat sedikit pemain lain di dunia mampu lakukan hal tersebut.

3. David Luiz – Chelsea

Kembalinya bek Brasil David Luiz ke Chelsea musim lalu dari PSG cukup mengejutkan. Dirinya tampil apik musim2016-17, mungkin bek terbaik Chelsea saat itu, ia sukses membantu Antonio Conte untuk menyegel gelar Premier League di musim pertamanya paska kembali berlabuh.

Masalah posisi yang tepat bagi Luiz tidak terlepas dari semua penyempurnaannya, ia masih tampak kurang konsentrasi dan kurang ketenangan. Dia masih terlalu sering mengambil resiko berat, resiko yang menyebabkan dia sering berada di luar tugasnya sebagai bek.

Namun, kekuatannya luar biasa ia sangat nyaman untuk duel perebutan bola dan jangkauan passing serta penglihatannya sangat bagus. Selain itu ia juga handal dalam mengeksekusi tendangan bebas.

Inilah sebabnya mengapa bisa dikatakan bagi Luiz untuk mencoba mengubah dirinya menjadi seorang gelandang bertahan untuk waktu yang panjang.

Comments

comments

NO COMMENTS